Thursday, November 13, 2014

Tangan Yang Memberi Lebih Baik daripada Tangan Yang Menerima

As salam dan selamat malam...

Coretan sebelum tidur dibuai mimpi...

" Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.


"Tangan yang memberi lebih baik daripada tangan yang menerima"

Besarnya hikmah memberi tidak kiralah wang, harta malah tenaga dan masa, In Shaa Allah pahala syurgalah ganjarannya.


Sedekah maknanya lebih luas dari zakat dan infaq. Sedekah boleh bermakna infaq, zakat dan kebaikan bukan material. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w. memberi jawapan kepada orang-orang miskin yang cemburu terhadap orang kaya yang banyak bersedekah dengan hartanya, beliau bersabda :

Setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir sedekah, setiap tahmid sedekah, setiap tahlil sedekah, amar ma’ruf sedekah, nahi mungkar sedekah dan menyalurkan syahwatnya pada isteri juga sedekah."

10 hikmah bersedekah:

1. SEDEKAH DAPAT MENGHAPUSKAN KESALAHAN DAN MEREDAKAN MURKA ALLAH.
Rasulullah Saw bersabda: “Sedekah meredakan kemarahan Allah dan menangkal (mengurangi) kepedihan sakaratul maut.” (dalam buku Fiqh Sunnah karangan Sayyid Sabiq).

2. SEDEKAH MEMBUKA PINTU REZEKI.
Rasulullah Saw bersabda ” Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.” (HR Al-Baihaqi). Dalam salah satu hadits Qudsi, Allah berfirman: ” Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu. “(HR Muslim).

3. SEDEKAH MELIPATGANDAKAN REZEKI.
Sedekah tidak saja membuka pintu rezeki/ tetapi juga melipatgandakan rezeki yang ada pada kita.
“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah 2:261).


4. SEDEKAH MENJAUHKAN DIRI DARI API NERAKA
Rasulullah Saw bersabda: “Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma.” ( Mutafaq’alaih).

5. PELAKU SEDEKAH BERADA DALAM NAUNGAN SEDEKAHNYA PADA HARI KIAMAT.
Rasulullah bersabda: “Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya ” (HR Ahmad).

6. AMALAN SEDEKAH ADALAH PENAWAR UNTUK BERBAGAI JENIS PENYAKIT JASMANI
Sebagaimana sabda Nabi:”Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.” (HR Ath-Thabrani).

7. AMALAN SEDEKAH ADALAH PENAWAR BERBAGAI JENIS PENYAKIT HATI
Sebagaimana sabda Nabi kepada orang yang mengeluhkan kekerasaan hatinya kepada beliau:”Jika kamu hendak melembutkan hatimu, maka berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.”(HR Ahmad).
Rasulullah Saw juga pernah bersabda bahwa sedekah dari seorang Muslim meningkatkan (hartanya) dimasa kehidupannya, meringankan kepedihan saat mautnya, dan Allah hilangkan perasaan sombong dan egois dari dirinya. (Fiqhus-Sunnah vol. 3, hal 97).


8. ALLAH MENOLAK BERBAGAI MACAM MUSIBAH DENGAN SEDEKAH.
Sedekah menolak berbagai bentuk musibah bagi siapapun, sekalipun mereka dari golongan orang zhalim, bahkan kafir sekalipun. Rasulullah Saw bersabda’. “Sedekah dapat menyelamatkan manusia dari kematian yang buruk.” (Al-Wasail 6: 267, hadis ke 4).

9. SEORANG HAMBA BARU BISA SAMPAI PADA HAKIKAT KEBAJIKAN SEJATI MELALUI AMALAN SEDEKAH 
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. 3:92).

l0. SEORANG YANG BERSEDEKAH DIDOAKAN OLEH MALAIKAT SETIAP HARI.
Nabi Saw bersabda: “Tidak ada hari yang disambut oleh para hamba melainkan di sana ada dua malaikat yang turun, salah satunya berkata ‘ya Allah, berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfaq’ sedangkan (malaikat) yang lainnya berkata.’ya Allah, berikanlah kehancuran kepada orang-orang yang menahan (hartanya)’,”(HR Bukhari-Muslim).

Apakah pula Zakat dan Infaq?

Zakat adalah kewajipan harta yang spesifik,memiliki syarat tertentu, hak orang tertentu dan waktu tertentu. 


Sedangkan infaq iaitu mengeluarkan harta yang mencukupi zakat dan bukan zakat. Infaq ada yang wajib ada yang sunat. Infaq wajib, di antaranya infaq kepada fakir miskin sesama Muslim, infaq bencana alam dan sebagainya.

Ernawati Toba

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

DISCLAIMER

* This product is not intended to diagnose, treat, cure or prevent any diseases.

* Produk ini bukan bertujuan untuk mendiagnosis, merawat, menyembuhkan atau mencegah sebarang penyakit.

Follow me

Google+ Followers

Total Pageviews